IndoBD - Indonesia Business Directory
  Exchange Rate

  USD = Rp. 9090   EUR = Rp. 11823
  GBP = Rp. 14202   CHF = Rp. 8613
  HKD = Rp. 1171   SGD = Rp. 6663
last update on 28 July 2010 19:31:31 
IndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business Directory
News Search :   
 Title    Article
Share |
BUSINESS NEWS
4 Bank Kucurkan Dana ke PLN Rp 4,8 Triliun  (14 December 2009)

Sebanyak empat bank hari ini mengucurkan sindikasi pinjaman ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan total sebesar Rp 4,88 triliun. Pinjaman itu akan dipakai membiayai proyek transmisi luar Jawa, Pulau Jawa, dan transmisi substation.

Pemberian fasilitas kredit ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit antara Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk Gatot M Suwondo, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Agus Martowardoyo, Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk DE Setijoso, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Sofjan Basyir, dengan Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Bank Mandiri tercatat menyalurkan kredit sindikasi senilai Rp 1,41 triliun sedang untuk BNI dengan porsi kredit Rp 1,36 triliun, BRI sebesar Rp 1,31 triliun, dan BCA Rp 800 miliar.

Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo menuturkan, kredit investasi sindikasi untuk pembangunan jaringan transmisi tersebut merupakan proyek yang termasuk dalam program PLN's Fast Track 10 ribu MW yang mendapat jaminan dari pemerintah.

"Kami berkomitmen terus mendukung pengembangan infrastruktur kelistrikan supaya kebutuhan listrik di berbagai wilayah di Indonesia bisa terpenuhi, sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi tingkat kesejahteraan masyarakat," kata Agus Martowardojo seperti disampaikan dalam rilis acara penandatanganan MoU di Departemen Keuangan, Senin, 14 Desember 2009.

Kredit sindikasi tersebut berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun, sejak perjanjian kerja sama ditandatangani.

Kebutuhan pembiayaan untuk proyek pembangunan jaringan transmisi itu mencapai Rp 4,8 triliun dengan rincian, proyek transmisi luar jawa membutuhkan dana Rp 1,93 triliun, transmisi di Jawa Rp 2,61 triliun, dan transmisi substation sebesar Rp 327,19 miliar.

Bank Mandiri sebelumnya sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 1,13 triliun untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Labuan (2x315 MW), Indramayu (3x330 MW), dan Rembang (2x315 MW).

Selain itu, pada Oktober 2009, Bank Mandiri kembali menyalurkan Rp 1,28 triliun untuk membiayai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung (2x100 MW) dan Pangkalan Susu, Sumatera Utara (2x200 MW).

Untuk pinjaman BNI rencananya akan dipakai untuk membiayai tiga proyek PLN yakni proyek PLN Pikitring Luar Jawa-Bali, Proyek PLN Pikitring Jawa-Bali, dan proyek transmisi Gardu Induk Areva.

Pada proyek PLN Pitrikarang Luar Jawa Jawa-Bali, BNI ditunjuk sebagai agen/lead sindikasi dengan fasilitas pembiayaan sebesar Rp 675,52 miliar dari total kredit sindikasi proyek PLN Pikitring Luar Jawa-Bali sebesar Rp 1,93 triliun. Peserta sindikasi lain yakni Bank Mandiri sebesar Rp 627,27 miliar dan BRI sebesar Rp 627,27 miliar.

(Sumber : www.vivanews.com, Senin, 14 Desember 2009)
© 2009 - IndoBD